Senin, 10 Desember 2012

sejarah sepakbola indonesia

Tim nasional sepak bola Indonesia


Tim nasional sepak bola Indonesia
Lambang asosiasi
Pencetak gol terbanyak Soetjipto Soentoro (57)
Kode FIFA IDN
Peringkat FIFA 165 5
Peringkat FIFA tertinggi 76 (September 1998)
Peringkat FIFA terendah 170 (Oktober 2012)
Peringkat Elo 143
Peringkat Elo tertinggi 35 (November 1969)
Peringkat Elo terendah 155 (4 Desember 1995)

Kostum kandang
Kostum tandang
Pertandingan internasional pertama
Bendera Belanda Hindia-Belanda 1–0 Singapura Flag of the British Straits Settlements (1874-1942).svg
(Batavia, Hindia Belanda; 28 Maret 1921)[1]
 India 3-0 Indonesia 
(New Delhi, India; 4 Maret 1951)[2]
Kemenangan terbesar
 Indonesia 13–1 Filipina 
(Jakarta, Indonesia; 23 Desember 2002)

 Indonesia 12–0 Filipina 
(Seoul, Korea Selatan; 22 September 1972)

 Indonesia 10–1 Republik Cina Bendera Republik Cina
(Kuala Lumpur, Malaysia; 18 Agustus 1968)
Kekalahan terbesar
 Bahrain 10–0 Indonesia 
(Riffa, Bahrain, 29 Februari 2012)
Piala Dunia
Penampilan 1 (pertama kali pada 1938)
Hasil terbaik Babak 1 (1938, sebagai Hindia-Belanda)
Piala Asia
Penampilan 4 (pertama kali pada 1996)
Hasil terbaik Babak 1 (1996, 2000, 2004, 2007)
Tim nasional sepak bola Indonesia pernah memiliki kebanggaan tersendiri, menjadi tim Asia pertama yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA pada tahun 1938. Saat itu mereka masih membawa nama Hindia Belanda dan kalah 6-0 dari Hongaria, yang hingga kini menjadi satu-satunya pertandingan mereka di turnamen final Piala Dunia. Ironisnya, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak dan memiliki masyarakat dengan minat yang sangat tinggi terhadap olahraga sepak bola, menjadikan sepak bola olahraga terpopuler di Indonesia (selain bulu tangkis), namun Indonesia tidaklah termasuk jajaran tim-tim kuat di Konfederasi Sepak bola Asia.

Daftar isi

 [sembunyikan

Sejarah

Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepak bola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB)yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) pada tahun 1936 milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) milik seseorang yang berketurunan Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia milik bumiputra. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) sebuah organisasi sepak bola orang-orang Belanda di Hindia Belanda menaruh hormat kepada PSSI lantaran SIVB yang memakai bintang-bintang dari NIVB kalah dengan skor 2-1 melawan VIJ.
NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement pada 15 Januari 1937. Pascapersetujuan perjanjian ini, berarti secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepak bola di Hindia Belanda. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia, dimana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim). Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka, sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. Dalam pertandingan internasional, PSSI membuktikannya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan, di antaranya Maladi, Djawad, Moestaram, Sardjan, berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union, Semarang. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor.
Atas tindakan sepihak dari NIVU ini, Soeratin Sosrosoegondo, ketua PSSI yang juga aktivis gerakan nasionalisme Indonesia,sangat geram. Ia menolak memakai nama NIVU. Alasannnya, kalau NIVU diberikan hak, maka komposisi materi pemain akan dipenuhi orang-orang Belanda. Tapi FIFA mengakui NIVU sebagai perwakilan dari Hindia Belanda. Akhirnya PSSI membatalkan secara sepihak perjanjian Gentlemen’s Agreement saat Kongres di Solo pada 1938.
Maka sejarah mencatat mereka yang berangkat ke Piala Dunia Perancis 1938 mayoritas orang Belanda. Mereka yang terpilih untuk berlaga di Perancis, yaitu Bing Mo Heng (kiper), Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermadji, Anwar Sutan, dan Achmad Nawir (kapten). Mereka diasuh oleh pelatih sekaligus ketua NIVU, Johannes Mastenbroek. Mo Heng, Nawir, Soedarmadji adalah pemain-pemain pribumi yang berhasil memperkuat kesebelasan Hindia Belanda, tetapi bertanding di bawah bendera kerajaan Nederland. [3]

Piala Dunia FIFA

Indonesia pada tahun 1938 (di masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari 2 negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepak bola Asia memang hampir tidak ada. Namun, Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina.
Pemain Hindia Belanda di Piala Dunia 1938, saat melawan Hungaria

Pertandingan melawan Hongaria

Pada 5 Juni 1938, sejarah mencatat pembantaian tim Hungaria terhadap Hindia Belanda. Mereka bermain di Stadion Velodrome Municipale, Reims, Perancis. Sekitar 10.000 penonton hadir menyaksikan pertandingan ini. Sebelum bertanding, para pemain mendengarkan lagu kebangsaan masing-masing. Kesebelasan Hindia Belanda mendengarkan lagu kebangsaan Belanda Het Wilhelmus. Karena perbedaan tinggi tubuh yang begitu mencolok, walikota Reims menyebutnya, "saya seperti melihat 22 atlet Hungaria dikerubungi oleh 11 kurcaci."
Meski strategi tak bisa dibilang buruk, tapi Tim Hindia Belanda tak dapat berbuat banyak. Pada menit ke-13, jala di gawang Mo Heng bergetar oleh tembakan penyerang Hongaria Vilmos Kohut. Lalu hujan gol berlangsung di menit ke-15, 28, dan 35. Babak pertama berakhir 4-0. Nasib Tim Hindia Belanda tamat pada babak kedua, dengan skor akhir 0-6. Pada saat itu Piala Dunia memakai sistem knock-out.
Meskipun kalah telak, surat kabar dalam negeri, Sin Po, memberikan apresiasinya pada terbitan mereka, edisi 7 Juni 1938 dengan menampilkan headline: "Indonesia-Hongarije 0-6, Kalah Sasoedahnja Kasi Perlawanan Gagah".[4]
Setelah penampilan perdana itu, Indonesia tidak pernah lagi masuk babak pertama Piala Dunia FIFA, dengan hasil paling memuaskan adalah Sub Grup III Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1986. Ketika itu Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia 1986 tetapi Indonesia kalah di partai final kualifikasi melawan Korea Selatan dengan agregat 1-6.

Era 1950

Setelah era Perang Dunia kedua, pada tahun 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaan mereka pada tanggal 17 Agustus 1945.
Setelah itu, sepak bola Indonesia mengalami kemajuan di Asia. Mereka berhasil lolos ke Olimpiade Melbourne 1956. Indonesia berhasil melaju ke perempat final dan bertemu dengan raksasa dunia ketika itu, Uni Soviet yang ketika itu dikapteni oleh kiper terbaik dunia ketika itu, Lev Yashin. Ketika itu mereka berhasil menahan Uni Soviet 0-0. Namun pada akhirnya Indonesia harus kalah dengan skor 4-0 pada pertandingan kedua. Prestasi ini adalah prestasi tertinggi Indonesia dalam sejarah sepak bola di Indonesia.
Pada tahun 1958, Indonesia juga merasakan hasil terbaik di Kualifikasi Piala Dunia 1958 dimana Indonesia berhasil mengalahkan China pada ronde pertama. Namun mereka menolak untuk bertanding melawan Israel pada ronde kedua dikarenakan alasan politis. Sejak saat itu, Indonesia tidak pernah ikut dalam kualifikasi piala dunia hingga tahun 1970.
Uniknya, setelah bertanding di kualifikasi piala dunia, Indonesia berhasil meraih medali perunggu di Asian Games 1958 setelah pada perebutan tempat ketiga berhasil mengalahkan India 4-1.

Era 1960-1970

Pada era ini, lahirlah pesepak bola Indonesia yang terkenal di Asia antara lain Soetjipto Soentoro, Max Timisela, Jacob Sihasale, Kadir, Iswadi Idris, Andjiek Ali Nurdin, Yudo Hadianto, dll. Diantara mereka yang paling fenomenal adalah Soetjipto Soentoro. Ia adalah pemain tersukses di Indonesia dengan membawa Indonesia menjadi raja sepak bola Asia.
Ketika itu Indonesia berhasil menjuarai berbagai turnamen yaitu Turnamen Merdeka 1961, 1962, 1969, Piala Emas Agha Khan 1966, dan Piala Raja 1968. Indonesia juga berhasil meraih medali perak dalam Asian Games 1966.
Bahkan pemain Indonesia ada yang dipanggil AFC untuk menjadi bagian dari skuat Asia All Stars pada tahun 1967-1968. Mereka adalah Soetjipto Soentoro yang bertindak sebagai Penyerang Bayangan sekaligus sebagai kapten, Jacob Sihasale sebagai penyerang tengah, Iswadi Idris bertindak sebagai penyerang sayap kanan, dan Kadir sebagai penyerang sayap kiri. Ketika itu, mereka adalah kuartet tercepat yang pernah dimiliki Indonesia.

 Era 1970-1990an

Era ini merupakan era dimana sepak bola Indonesia masih menjadi negara terkuat di Asia. Indonesia berhasil menjuarai Piala Pesta Sukan 1972 di Singapura untuk terakhir kali. Namun Indonesia sempat berjaya ketika mereka berhasil mengalahkan tim asal Amerika Latin, Uruguay.
Ketika itu Indonesia berhasil mengalahkan Uruguay dengan skor 2-1. Beruntung ketika itu, Indonesia memiliki pemain yang bertalenta yang sangat mumpuni seperti Ronny Paslah, Sutan Harhara, Ronny Pattinasarany, Risdianto, Andi Lala, Anjas Asmara, Waskito dan pemain bekas angkatan Soetjipto Soentoro.
Setelah itu sepak bola Indonesia berangsur mengalami penurunan. Terakhir mereka menjuarai SEA Games 1991 di Manila, Filipina. Di kualifikasi Piala Dunia, prestasi terbaik hanya diraih ketika Indonesia berhasil lolos ke putaran final. Namun harus kandas di tangan Korea Selatan dengan agregat 1-6.
Di Asian Games, Indonesia berhasil meraih medali perunggu setelah menembus semifinal tetapi kalah dari Kuwait pada partai perebutan tempat ketiga. Pemain pada masa itu yang terkenal adalah Ricky Yakobi. Tendangannya volinya yang mengejutkan lawan ketika Indonesia melawan Uni Emirat Arab dengan jarak yang cukup jauh di luar kotak penalty.

Piala Asia

Di kancah Piala Asia Indonesia pertama kali tampil di putaran final pada tahun 1996 di Uni Emirat Arab (UAE). Indonesia berhasil membuat kejutan di pertandingan pertama dengan berhasil menahan imbang Kuwait 2-2, tetapi akhirnya tersingkir di penyisihan grup setelah kalah 2-4 dari Korea Selatan dan kalah 0-2 dari tuan rumah UAE. Indonesia meraih kemenangan pertama pada tahun 2004 di China setelah menaklukkan Qatar 2-1. Yang kedua diraih ketika mengalahkan Bahrain dengan skor yang sama tahun 2007, saat menjadi tuan rumah turnamen bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Piala AFF

Di kancah Asia Tenggara sekalipun, Indonesia belum pernah berhasil menjadi juara Piala AFF (dulu disebut Piala Tiger) dan hanya menjadi salah satu tim unggulan. Prestasi tertinggi Indonesia hanyalah tempat kedua pada tahun 2000, 2002, dan 2004, dan 2010 (dan menjadikan Indonesia negara terbanyak peraih runner-up dari seluruh negara peserta Piala AFF). Di ajang SEA Games pun Indonesia jarang meraih medali emas, yang terakhir diraih tahun 1991.

Kostum

Kostum tim nasional Indonesia tidak hanya merah-putih sebab ada juga putih-putih, biru-putih, dan hijau-putih. Menurut Bob Hippy, yang ikut memperkuat timnas sejak tahun 1962 hingga 1974, kostum Indonesia dengan warna selain merah-putih itu muncul ketika PSSI mempersiapkan dua tim untuk Asian Games IV-1962, Jakarta.
Saat itu ada dua tim yang diasuh pelatih asal Yugoslavia, Toni Pogacnic, yakni PSSI Banteng dan PSSI Garuda. Yang Banteng, yang terdiri dari pemain senior saat itu, seperti M. Zaelan, Djamiat Dalhar, dan Tan Liong Houw, selain menggunakan kostum merah-putih juga punya kostum hijau-putih. Sedangkan tim Garuda, yang antara lain diperkuat Omo, Anjik Ali Nurdin, dan Ipong Silalahi juga dilengkapi kostum biru-putih. Tetapi, setelah terungkap kasus suap yang dikenal dengan "Skandal Senayan", sebelum Asian Games IV-1962, pengurus PSSI hanya membuat satu timnas. Itu sebabnya, di Asian Games IV-1962, PSSI sama sekali tidak mampu berbuat apa-apa karena kemudian kedua tim itu dirombak. Selanjutnya digunakan tim campuran di Asian Games.
Mulyadi (Fan Tek Fong), asisten pelatih klub UMS, yang memperkuat timnas mulai tahun 1964 hingga 1972, menjelaskan bahwa setelah dari era Asian Games, sepanjang perjalanan timnas hingga tahun 1970-an, PSSI hanya mengenal kostum merah-putih dan putih-putih. Begitu juga ketika timnas melakukan perjalanan untuk bertanding di sejumlah negara di Eropa pada tahun 1965. Saat itu setiap kali bermain, tim nasional hanya menggunakan merah-putih dan putih-putih dengan gambar Garuda yang besar di bagian dada hingga ke perut. Seragam hijau-putih kembali digunakan saat mempersiapkan kesebelasan pra-Olimpiade 1976, dan kemudian digunakan pada arena SEA Games 1981 Manila. "Begitu juga ketika Indonesia bermain di Thailand, di mana saat itu Indonesia menjadi runner-up Piala Raja 1981," kata Ronny Pattinasarani yang memperkuat PSSI tahun 1970-1985.
Di Piala Asia 2007 yang digelar mulai 8 Juli hingga Minggu 29 Juli, Nike juga telah mendesain kostum tim nasional Indonesia, tetapi kali ini bukan hijau-putih, melainkan putih-hijau. Tentu tetap dengan detail yang sama, seperti Garuda yang selalu bertengger di dada.
Dan pada kostum Timnas Indonesia terakhir yang dibuat Nike pada 2010 untuk Piala Suzuki AFF 2010, motif baru kembali diperkenalkan. Pada kostum ini, terdapat Burung Garuda besar yang membentang hampir di seluruh bagian depan kostum yang tidak berwarna tetapi memiliki garis-garis yang memiliki warna hitam cenderung abu-abu. Sementara pada kostum kedua yang berwarna Putih-Hijau, terdapat motif yang sama, tetapi garis-garis pada burung Garuda berwarna abu-abu muda.

Rekor turnamen

Rekor penampilan di Piala Dunia FIFA

Rekor Penampilan di Piala Dunia FIFA
Tuan Rumah / Tahun Hasil Posisi M S K GM GK
Bendera Uruguay 1930 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Italia 1934 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Perancis 1938 Babak 1 (sebagai Hindia Belanda) 14 0 0 1 0 6
Bendera Brasil 1950 Mengundurkan diri - - - - - -
Bendera Swiss 1954 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Swedia 1958 Mengundurkan diri selama kualifikasi - - - - - -
Bendera Chili 1962 Mengundurkan diri - - - - - -
Bendera Inggris 1966 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Meksiko 1970 Tidak Ikut - - - - - -
Bendera Jerman Barat 1974 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Argentina 1978 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Spanyol 1982 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Meksiko 1986 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Italia 1990 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Amerika Serikat 1994 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Perancis 1998 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Korea Selatan Bendera Jepang 2002 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Jerman 2006 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Afrika Selatan 2010 Tidak lolos kualifikasi Asia - - - - - -
Bendera Brasil 2014 Tidak lolos kualifikasi. Asia - - - - - -
Bendera Rusia 2018 Belum Diselenggarakan





Bendera Qatar 2022 Belum Diselenggarakan





Total 1/19 Round 1 0 0 1 0 6
Sejarah final Piala Dunia FIFA 1938
Tahun Babak Nilai Hasil
1938 Babak 1  Hindia-Belanda 0 – 6  Hongaria Kalah

Rekor penampilan di Piala Asia AFC

Tahun Hasil Poin M S K GM GK
Bendera Hong Kong 1956 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Korea Selatan 1960 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Israel 1964 Tidak ikut - - - - - -
Bendera Iran 1968 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Kuwait 1972 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Singapura 1976 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Qatar 1980 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Uni Emirat Arab 1984 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Lebanon 1988 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Jepang 1992 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Bendera Uni Emirat Arab 1996 Babak 1 3 0 1 2 4 8
Bendera Lebanon 2000 Babak 1 3 0 1 2 0 7
Bendera Republik Rakyat Cina 2004 Babak 1 3 1 0 2 3 9
Bendera IndonesiaBendera MalaysiaBendera ThailandBendera Vietnam 2007 Babak 1 3 1 0 2 3 4
Bendera Qatar 2011 Tidak lolos kualifikasi - - - - - -
Total
Terbaik: Babak 1
12 2 2 8 10 28

Rekor penampilan di Kejuaraan Sepak Bola ASEAN

Kompetisi ini dulu dikenal sebagai Tiger Cup Sekarang bernama AFF Suzuki Cup
Kejuaraan Sepak Bola ASEAN
Tahun Babak Main M S K GM GK
Bendera Singapura 1996
Juara keempat
6
3
1
2
18
9
Bendera Vietnam 1998
Juara ketiga
5
2
1
2
15
10
Bendera Thailand 2000
Runner-Up
5
3
0
2
13
10
Bendera Indonesia Bendera Singapura 2002
Runner-Up
6
3
3
0
22
7
Bendera Malaysia Bendera Vietnam 2004
Runner-Up
8
4
1
3
24
8
Bendera Singapura Bendera Thailand 2007
Babak grup
3
1
2
0
6
4
Bendera Indonesia Bendera Thailand 2008
Semi Final
5
2
0
3
8
5
Bendera Indonesia Bendera Vietnam 2010
Runner-Up
7
6
0
1
17
6
Bendera Thailand Bendera Malaysia 2012
Babak Grup
3
1
1
1
3
4
Total
Terbaik: Runner-Up
48
25
9
14
126
63

Staff Kepelatihan

Staff Kepelatihan Saat ini

Manajer Bendera Indonesia Ramadhan Pohan
Pelatih Kepala Bendera Indonesia Nil Maizar
Asisten Pelatih 1 Bendera Indonesia Fabio Oliveira
Pelatih Kiper Bendera Indonesia Haryanto
Pelatih Fitness (Consultant) Bendera Belanda Raymond Verheijen
Physioterapis Bendera Indonesia Mathias Ibo
Pelatih Kepala U-23 Bendera Indonesia Aji Santoso
Asisten Pelatih U-23 Bendera Indonesia Aji Santoso
Pelatih Kepala U-19 Bendera Uruguay Cesar Payovich
Asisten Pelatih U-19 Bendera Uruguay Jorge Anon

Daftar Pelatih Tim Nasional Indonesia

Periode Asal Negara Nama Pelatih
1938 Bendera Belanda Belanda Johannes Christoffel van Mastenbroek
1951-1953 Bendera Singapura Singapura Choo Seng Quee
1954-1964 Bendera Yugoslavia Yugoslavia Antun Pogačnik
1966-1970 Bendera Indonesia Indonesia E.A. Mangindaan
1970 Bendera Indonesia Indonesia Endang Witarsa
1971-1972 Bendera Turki Turki Yusuf Balik
1972-1974 Bendera Indonesia Indonesia Suwardi Arland
1974 Bendera Indonesia Indonesia Djamiat Dalhar
1974-1975 Bendera Indonesia Indonesia Aang Witarsa
1975-1976 Bendera Belanda Belanda Wiel Coerver
1976-1978 Bendera Indonesia Indonesia Suwardi Arland
1978-1979 Bendera Belanda Belanda Frans Van Balkom
1979-1980 Bendera Polandia Polandia Marek Janota
1980-1981 Bendera Jerman Jerman Bernd Fischer
1981-1982 Bendera Indonesia Indonesia Harry Tjong
1982-1983 Bendera Indonesia Indonesia Sinyo Aliandoe
1983-1984 Bendera Indonesia Indonesia M. Basri, Iswadi Idris dan Abdul Kadir
1985-1987 Bendera Indonesia Indonesia Bertje Matulapelwa
1987 Bendera Indonesia Indonesia Sinyo Aliandoe
1987-1991 Bendera Rusia Rusia Anatoli Polosin
1991-1993 Bendera Yugoslavia Yugoslavia Ivan Toplak
1993-1995 Bendera Italia Italia Romano Mattè
1995-1996 Bendera Indonesia Indonesia Danurwindo
1996-1997 Bendera Belanda Belanda Henk Wullems
1998 Bendera Indonesia Indonesia Rusdy Bahalwan
1999 Bendera Jerman Jerman Bernard Schumm
1999-2000 Bendera Indonesia Indonesia Nandar Iskandar
2000-2001 Bendera Indonesia Indonesia Benny Dollo
2002-2004 Bendera Bulgaria Bulgaria Ivan Venkov Kolev
2004-2007 Bendera Inggris Inggris Peter Withe
2007 Bendera Bulgaria Bulgaria Ivan Venkov Kolev
2008-2010 Bendera Indonesia Indonesia Benny Dollo
2010-2011 Bendera Austria Austria Alfred Riedl
2011-2012 Bendera Belanda Belanda Wim Rijsbergen
2012 Bendera Indonesia Indonesia Aji Santoso
2012- Bendera Indonesia Indonesia Nil Maizar

Pemain Tim Nasional Indonesia

Skuat

Daftar nama pemain berikut adalah para pemain yang dipanggil untuk Piala Suzuki AFF 2012 pada tanggal 24 November sampai 22 Desember 2012 in Kuala Lumpur, Malaysia.
Jumlah penampilan dan gol akurat per 28 November 2012, setelah pertandingan menghadapi Singapura.
# Pos. Pemain Tanggal lahir (Umur) Penampilan Gol Klub
12 GK Wahyu Tri Nugroho 27 Juli 1986 (umur 26) 2 0 Bendera Indonesia Persiba Bantul
22 GK Endra Prasetya 1 Mei 1981 (umur 31) 4 0 Bendera Indonesia Persebaya 1927

2 DF Handi Ramdhan 24 Juni 1983 (umur 29) 6 0 Bendera Indonesia Persija Jakarta (IPL)
4 DF Novan Setyo Sasongko 26 November 1989 (umur 23) 7 0 Bendera Indonesia Semen Padang
5 DF Nopendi 15 November 1986 (umur 26) 3 0 Bendera Indonesia Persiba Bantul
6 DF Fachrudin Aryanto 19 Februari 1989 (umur 23) 4 0 Bendera Indonesia PSS Sleman
13 DF Wahyu Wijiastanto 31 Mei 1986 (umur 26) 9 0 Bendera Indonesia Semen Padang
18 DF Valentino Telaubun 21 November 1984 (umur 28) 2 0 Bendera Indonesia Bontang

3 MF Raphael Maitimo 17 Maret 1984 (umur 28) 2 1 Bendera Belanda Capelle
7 MF Muhammad Taufiq 29 November 1986 (umur 26) 7 0 Bendera Indonesia Persebaya 1927
8 MF Elie Aiboy (c) 20 April 1979 (umur 33) 47 8 Bendera Indonesia Semen Padang
14 MF Rasyid Bakri 17 Januari 1991 (umur 21) 3 0 Bendera Indonesia PSM Makassar
21 MF Andik Vermansyah 23 November 1991 (umur 21) 3 1 Bendera Indonesia Persebaya 1927
26 MF Vendry Mofu 10 September 1989 (umur 23) 6 2 Bendera Indonesia Semen Padang
28 MF Oktovianus Maniani 27 Oktober 1990 (umur 22) 21 3 Unattached
33 MF Tonnie Cusell 4 Februari 1983 (umur 29) 1 0 Bendera Belanda GVVV

9 FW Samsul Arif 14 Januari 1985 (umur 27) 8 0 Unattached
10 FW Irfan Bachdim 11 Agustus 1988 (umur 24) 20 6 Bendera Indonesia Persema Malang
20 FW Bambang Pamungkas (v-c) 10 Juni 1980 (umur 32) 84 37 Bendera Indonesia Persija Jakarta
25 FW Cornelius Geddy 25 Juni 1986 (umur 26) 1 0 Bendera Indonesia Persija Jakarta (IPL)
29 FW Muhammad Rahmat 28 Mei 1988 (umur 24) 4 0 Bendera Indonesia PSM Makassar
34 FW Jhon van Beukering 29 September 1983 (umur 29) 1 0 Bendera Belanda Presikhaaf
|}

Baru dipanggil

Berikut merupakan para pemain yang juga dipanggil ke dalam skuat Indonesia dalam dua belas bulan terakhir dan masih dapat berpartisipasi untuk seleksi.
Pos. Pemain Tanggal lahir (Umur) Penampilan Gol Klub Panggilan Terakhir
GK Syamsidar 15 Juli 1982 (umur 30) 4 0 Unattached v  Vietnam, 16 Oktober 2012
GK Markus Haris Maulana 14 Maret 1981 (umur 31) 38 0 Bendera Indonesia PSMS Medan (IPL) v  Filipina, 5 Juni 2012
GK Jandia Eka Putra 14 Juli 1987 (umur 25) 0 0 Bendera Indonesia Semen Padang Piala Internasional Palestina 2012
GK Andi Muhammad Guntur 31 Oktober 1990 (umur 22) 1 0 Bendera Indonesia PSM Makassar v  Bahrain, 29 Februari 2012

DF Hengky Ardiles 20 Mei 1981 (umur 31) 5 0 Bendera Indonesia Semen Padang v  Vietnam, 16 Oktober 2012
DF Diego Michiels 8 Agustus 1990 (umur 22) 2 0 Bendera Indonesia Persija Jakarta (IPL) v  Vietnam, 16 Oktober 2012
DF Rusdiansyah 14 Agustus 1985 (umur 27) 0 0 Bendera Indonesia Persis Solo (LPIS) v  Vietnam, 15 September 2012
DF Satrio Syam 1 Oktober 1986 (umur 26) 1 0 Bendera Indonesia PSM Makassar v  Filipina, 5 June 2012
DF Abdul Rahman 14 Mei 1988 (umur 24) 1 0 Bendera Indonesia Sriwijaya v  Bahrain, 29 Februari 2012
DF Gunawan Dwi Cahyo 20 April 1989 (umur 23) 1 0 Bendera Indonesia Arema Indonesia (IPL) v  Bahrain, 29 Februari 2012
DF Rasul Zainuddin 10 Desember 1990 (umur 22) 0 0 Bendera Indonesia PSM Makassar v  Bahrain, 29 Februari 2012
DF Sigit Meiko Susanto 25 Mei 1990 (umur 22) 0 0 Bendera Indonesia Persibo Bojonegoro v  Bahrain, 29 Februari 2012

MF Arthur Irawan 3 Maret 1993 (umur 19) 0 0 Bendera Spanyol Espanyol B v  Cameroon U23, 17 November 2012
MF Hendra Bayauw 23 Maret 1993 (umur 19) 5 2 Bendera Indonesia Semen Padang v  Vietnam, 16 Oktober 2012
MF Jajang Paliama 6 Juni 1984 (umur 28) 3 0 Bendera Indonesia Semen Padang v  Vietnam, 16 Oktober 2012
MF Lucky Wahyu 1 April 1990 (umur 22) 1 0 Bendera Indonesia Persija Jakarta (IPL) v  Filipina, 5 Juni 2012
MF Rusdi Malawat 20 September 1988 (umur 24) 1 0 Bendera Indonesia Persija Jakarta (IPL) v  Filipina, 5 Juni 2012
MF Slamet Nurcahyo 11 Juli 1983 (umur 29) 2 0 Bendera Indonesia Persiba Bantul Piala Internasional Palestina 2012
MF Abdul Musawir 18 Mei 1984 (umur 28) 0 0 Bendera Indonesia Persiraja Banda Aceh Piala Internasional Palestina 2012
MF Kim Jeffrey Kurniawan 23 Maret 1990 (umur 22) 0 0 Bendera Indonesia Persema Malang Piala Internasional Palestina 2012
MF Aditya Putra Dewa 11 Juni 1990 (umur 22) 1 0 Bendera Indonesia PSM Makassar v  Bahrain, 29 Februari 2012
MF Rendy Irawan 26 April 1987 (umur 25) 1 0 Bendera Indonesia Persebaya 1927 v  Bahrain, 29 Februari 2012
MF Ricky Ohorella 31 Desember 1990 (umur 21) 1 0 Bendera Indonesia Semen Padang v  Bahrain, 29 Februari 2012
MF Abdul Abanda Rahman 20 Februari 1990 (umur 22) 0 0 Bendera Indonesia Madiun Putra v  Bahrain, 29 Februari 2012

FW M. Nur Iskandar 7 Desember 1986 (umur 26) 4 0 Bendera Indonesia Semen Padang v  Vietnam, 16 Oktober 2012
FW Titus Bonai 4 Maret 1989 (umur 23) 4 0 Bendera Indonesia Semen Padang v  Vietnam, 15 September 2012
FW Yosua Pahabol 7 November 1993 (umur 19) 0 0 Bendera Indonesia Semen Padang v  Vietnam, 15 September 2012
FW Patrich Wanggai 27 Juni 1988 (umur 24) 1 1 Bendera Indonesia Persipura Jayapura v  Filipina, 5 Juni 2012
FW Ferdinand Sinaga 18 September 1988 (umur 24) 4 0 Bendera Indonesia Persisam Putra Samarinda v  Bahrain, 29 Februari 2012

Pemain Terkenal

Penampilan Terbanyak

# Pemain Karier Penampilan Gol
1 Bambang Pamungkas 1999–sekarang 78 38
2 Soetjipto Soentoro 1965-1970 68 57
3 Ponaryo Astaman 2003–2010 61 2
4 Kurniawan Dwi Yulianto 1995–2005 60 31
= Hendro Kartiko 1996–2011 57 0
6 Bima Sakti 1995–2001 56 11
7 Widodo C Putro 1991–1999 55 15
8 Robby Darwis 1987–1997 53 6
= Ismed Sofyan 2000-2009 53 3
= Agung Setyabudi 1993–2004 53 1
* Bambang Pamungkas caps (gol) 88 (42) termasuk pertandingan non-FIFA (etc. melawan Klub dan Timnas U-23).

Pencetak gol terbanyak

# Nama Karier Gol (penampilan) Rata/Pertandingan
1 Soetjipto Soentoro 1965–1970 57 (68) 0.49
2 Bambang Pamungkas 1999–sekarang 36 (77) 0.47
3 Kurniawan Dwi Yulianto 1995–2005 31 (60) 0.52
4 Rocky Putiray 1991–2004 17 (41) 0.41
5 Budi Sudarsono 2001–2009 16 (46) 0.35
6 Widodo C. Putro 1991–1999 15 (55) 0.27
7 Fachry Husaini 1988–1997 13 (42) 0.31
= Uston Nawawi 1997–2004 13 (43) 0.30
= Ilham Jayakesuma 2004–2007 13 (18) 0.72
10 Zaenal Arif 2002–2007 12 (22) 0.55
11 Bima Sakti 1995–2001 11 (56) 0.2
* Bambang Pamungkas caps (gol) 88 (42) termasuk pertandingan non-FIFA (etc. melawan Klub dan Timnas U-23).

Kapten

Pemain Periode
Soetjipto Soentoro 1965-1970
Iswadi Idris 1970-1971
Anwar Ujang 1971-1974
Iswadi Idris 1974-1980
Ronny Pattinasarany 1980-1985
Herry Kiswanto 1985–1987
Ricky Yacobi 1987–1990
Ferril Raymond Hattu 1991–1992
Robby Darwis 1993–1995
Sudirman 1996
Robby Darwis 1997
Aji Santoso 1998–2000
Bima Sakti 2001
Agung Setyabudi 2002-2004
Ponaryo Astaman 2004-2008
Charis Yulianto 2008–2010
Firman Utina 2010–2011
Bambang Pamungkas 2011–2012
Syamsidar 2012
Elie Aiboy 2012-sekarang

Rekor Turnamen

Kamis, 06 Desember 2012

Kain Tenun Sumba Didaftarkan ke UNESCO

TAK hanya batik saja yang mendapat pengakuan dari United Nations Educational, Scientific and Cultural (UNESCO). Namun masyarakat Indonesia kini juga tengah menanti pengakuan badan PBB tersebut atas kain tenun.
Tentunya itu dilakukan bukan tanpa alasan. Sebab, hal ini merupakan bentuk penyelamatan terhadap salah satu warisan budaya Indonesia.

 “Saat ini sedang diverifikasi sama UNESCO, ada proses penggalian untuk budayanya sendiri sampai 2013,” ujar Okke Hatta Rajasa saat berbincang dengan Okezone di Senayan City, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Lebih lanjut, menurut wanita ramah tersebut, tenun yang telah didaftarkan itu adalah tenun Sumba. Pasalnya, kain asli dari Nusa Tenggara Timur tersebut memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh kain tenun dari daerah lain.

“Kita melihat pada kebutuhannya. Ini masuk kategori butuh penyelamatan, karena tenun sumba memiliki tiga jenis sekaligus yaitu songket, ikat, dan datar,” tutupnya.

Manfaat Temulawak Untuk Kesehatan

Temulawak merupakan tananman obat asli indonesia tanaman ini bermafaat untuk jamu dan sangat baik untuk kesehatan. Nah tau kah kamu manfaat apa aja yang ada ditanaman temulawak ini. Simak  7 Manfaat Temulawak Untuk Kesehatan  berikut ini.
1. Pelihara fungsi hati
Manfaat temulawak dapat digunakan untuk memelihara kesehatan fungsi hati karena kandungan kalagoganya.Dimana,kalagoganya ini berfungsi untuk produksi empedu dalam hati dan merangsang pengosongan kandung empedu.
Temulawak juga dapat mengurangi kerja enzim glutamate oksaloasetat transaminase (GOT) serta menurunkan kerja enzim glutamate piruvat transaminase (GPT) baik, secara pra klinik in vitro dan in vivo maupun secara klinik.
Hasil uji klinik menunjukkan bahwa dosis yang digunakan untuk memperoleh manfaat menurunkan kadar SGOT dan SGPT adalah 15-30 mg kurkumin.
2. Menambah nafsu makan
Secara pra kilinik dan klinik ditemukan bahwa rimpang temulawak dapat meningkatkan atau memperbaiki nafsu makan. Manfaat ini berkaitan dengan efek minyak atsirinya yang bersifat karminativum.
Cara Pemakaian : ambil 25 gr temulawak, 10 gr asam jawa dan gula merah secukupnya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring dan diminum.
3. Perbaiki fungsi pencernaan
Secara pra klinik ditemukan bahwa serbuk rimpang dapat meningkatkan aktivitas dalam cairan lambung sehingga membantu metabolisme dan mengurangi kontraksi usus halus.
Cara pemakaian: ambil 2 gram rimpang kering atau 8 gram temulawak segar. Panasi rimpang dengan air suhu 90 derajat selama 15 menit. Disaring, minum 2-3 kali sehari di antara waktu makan.
4. Mengurangi radang sendi
Pada temulawak terdapat kandungan Kurkumin yang berfungsi sebagai antiradang yang setara dengan 100 mg fenilbutazon yang dapat mengurangi nyeri dan radang sendi.
Cara kerjanya yaitu melalui penghambatan migrasi sel-sel leukosit ke daerah radang atau melalui penghambatan pembentukan serta transportasi mediator radang yaitu prostagladin. Dari hasil uji klinik menunjukkan adanya perbaikan pada penderita radang sendi.
5. Menurunkan lemak darah
Hasil uji praklinik dan klinik menunjukkan bahwa ekstrak temulawak dan fraksi kurkuminoidnya dapat menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida dan meningkatkan kadar HDL kolesterol. Komponen yang diduga berperan dalam menurunkan lemak darah adalah kurkuminoid.
6. Antioksidan dan membantu pemeliharaan kesehatan
Kurkumin pada temulawak berguna sebagai antioksidan karena mampu menangkap radikal-radikal bebas oksigen seperti anion superoksid, dan radikal hidroksil sehingga membantu memelihara kesehatan.
Cara pemakaian : Gunakan ekstrak kering temulawak direbus , minum 3 kali sehari, tiap kali lebih kurang 250 – 500 mg.
7. Mengobati jerawat
Cuci rimpang temulawak sebesar 1 jari, lalu potong-potong seperlunya. Selanjutnya rebus dalam 4 gelas minum air bersih sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan tambahkan madu kedalam air saringannya seperlunya, lalu diminum. Pengobatan dilakukan sehari 2 kali, setiap kali cukup 1 gelas.

hijaukan bumi kita untuk anak cucu kita kelak....

Tumbuhan adalah mahkluk hidup yang memiliki daun, batang dan akar. Tumbuhan mampu menhasilkan makan sendiri. Bahan makan yang dihasilkan tidak hanya dimanfaatkan untuk tumbuhan sendiri, tetapi juga manusia dan hewan.
Bukan saja makan yang dihasilkan, tetapi tumbuhan dapat menghasilkan O2 atau oksigen, dan mengubah karbon dioksida atau CO2 yang dihasilkan oleh manusia dan hewan menjadi oksigen yang dapat digunakan oleh mehkluk hidup lain.

Peranan penting yang terkandung
Begitu pentingnya peranan tumbuhan hijau bagi kelangsunggan hidup dan juga bumi ini. Karena tumbuhan selain sebagai produsen pertama pada rantai makan, juga memiliki peranan penting sebagai penghasil oksigen terbesar bagi kelangsungan hidup mahkluk hidup. Serta menangani krisis lingkungan. Pada kenyataan yang terjadi, pembangunan perumahan, perkantoran dan sebagainya dibangun di lahan pertanian maupun ruang terbuka hijau. Padahal tumbuhan dala ekosistem berperan sebagai
produsen pertama yang mengubah energi surya menjadi enegri potensil bagi mahkluk hidup lainnya. Sehingga dengan meningkatkan penghijauan maka kita mengurangi dampak pencemaran udara dalam hal ini polusi, mengurangi CO2 atau polutan lainnya, mengurangi dampak dari efek rumah kaca, atau gangguan iklim.


Salah 1 manfaat tumbuhan hijau yaitu "fotosintesa"
Pada proses fotosintesa tumbuhan hijau mengambil CO2 dan mengeluarkan C6H12O6 serta peranan O2 yang sangat dibutuhkan bagi mahkluk hidup. Oleh karena itu, peranan tumbuhan hijau sangat diperlukan untuk menjaring CO2 dan melepaskan O2 kembali ke udara. Di samping itu proses metabolisme tumbuhan hijau dapat memberika berbagai fungsi untuk kebutuhan makluk hidup yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan.

Macam-macam manfaat tumbuhan hijau bagi makhluk hidup
1. Sebagai paru-paru dunia



Tanaman sebagai elemen hijau, pada tumbuhan menghasilkan zat asam(O2) yang sangat diperlukan bagi mahkluk hidup untuk pernafasan.



Vegetasi pohon hijau akan menimbulkan hawa lingkungan menjadi sejuk, nyaman dan segar
3. Penyeimbang alam


Merupakan pembentuk tempat-tempat hidup alam bagi satwa yang hidup disekitarnya.
4. Perlindungan terhadap kondisi fisik alami



Perlindungan ini bisa di usahakan dengan melindungi angin kencang, terik matahri, gas dan debu-debu, kebisingan suara dan kendaran bermotor, dll.

pelajar INDONESIA semakin hari semakin GILA..!!! (Siswa SMA Arisan Seks)

Informasi mengenai arisan seks di kalangan pelajar SMA di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, membuat gerah Dinas Pendidikan Jatim.

Kepala Disdik Jatim, Harun, mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo untuk melakukan penyikapan terkait temuan mengejutkan Dinas Kesehatan Situbondo tersebut.

”Pagi ini saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Situbondo untuk mengumpulkan semua kepala sekolah baik di SMA negeri maupun swasta untuk mencari kebenaran informasi tersebut,” ungkap Harun, Jumat (6/12/2012).

Meski demikian, Disdik Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan kebenaran informasi tersebut.

”Itu kan masih testimoni dari si-PSK, belum bisa dibuktikan kebenarannya. Jadi kami tidak bisa memberi tindakan sebelum memastikan kebenaran itu,” tandas Harun.

Harun mengakui bahwa kualitas moral di kalangan pelajar belakangan ini menurun. Lembaga sekolah sudah berusaha menutupi hal itu, namun belum cukup. Karena itu, kata dia, perlu kerja sama dengan orangtua.

“Di sinilah peran sekolah dan keluarga untuk bekerja sama mendidik moral pelajar. Jadi sekolah tidak bisa berdiri sendiri dalam mengembangkan potensi murid,” tukasnya.

Laporan dinas kesehatan soal arisan seks di kalangan pelajar membuat para orangtua di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, resah. Orangtua kesulitan memantau pergaulan anak-anak mereka di luar rumah, terutama di sekolah.

Ja’far, warga kota Situbondo yang memiliki anak pelajar di SMA, Jumat (7/12/2012), mengaku miris dan prihatin dengan tingkah para pelajar yang menjurus ke perbuatan tak bermoral.

Dia meminta peran aktif dari pihak sekolah dan kepolisian untuk mengantisipasi kenakalan pelajar, terutama di tingkat SMA. Menurutnya, orangtua kesulitan memantau aktivitas anan-anak selama berada di luar.

Hal senada diungkapkan warga Situbondo lainnya, Dian. Dia mengaku sudah mendengar adanya praktik arisan seks di kalangan pelajar SMA di Situbondo.

Pemilik warung nasi di Jalan Nusa Indah, Situbondo, itu berharap agar para guru berperan lebih aktif untuk membantu mengawasi anak-anak mereka. Dian sendiri memiliki anak yang bersekolah di sebuah SMA negeri di Situbondo.

Seperti diberitakan, praktik arisan seks di kalangan pelajar SMA terkuak setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo menerima laporan dari pada PSK di Lokalisasi Gunung Sampan.

Heriyawan, Ketua Komisi Pemberantasan AIDS Situbondo yang juga Kasi Pemberantasan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Situbondo, mengatakan, para pelanggan PSK tersebut dipastikan pelajar SMA. Setiap pekan ada saja siswa SMA yang berhubungan seks dengan PSK di lokalisasi tersebut.

Namun, dia belum bisa memastikan apakah para pelajar itu berasal dari Situbondo atau bukan. Para PSK pun juga tidak mengetahui asal sekolah mereka. Sebab, saat berada di lokalisasi, para pelajar tersebut mengenakan celana panjang abu-abu dan memakai kaos.

Sekretaris Kantor Dinas Pendidikan Situbondo, Ateng Zaelani, menegaskan, pihaknya akan memberi sanksi kepada siswa maupun sekolah bila memang terbukti ada praktik arisan seks di Situbondo.

Pihaknya masih menunggu laporan valid terkait temuan yang menghebohkan dunia pendidikan Situbondo tersebut.

Investigasi Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyebutkan, ada sekelompok pelajar yang menggelar arisan seks di Situbondo.

Para PSK menjadi obyek arisan para pelajar tersebut. Para PSK yang di-booking berasal dari Lokalisasi Gunung Sampan. Seorang pemenang diberi hadiah PSK yang uangnya diambil dari biaya arisan.

Heriyawan, Ketua Komisi Pemberantasan AIDS Situbondo yang juga Kasi Pemberantasan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Situbondo, Kamis (6/12/2012), mengatakan, praktik arisan seks oleh pelajar SMA itu terkuak setelah pihaknya menerima laporan dari para PSK.

Menurut Heriyawan, para pelanggan PSK tersebut dipastikan pelajar SMA. Setiap pekan ada saja siswa SMA yang berhubungan seks dengan PSK di Lokalisasi Gunung Sampan. Namun, Heriyawan belum mengetahui pasti dari SMA mana para pelajar tersebut, bisa saja dari luar Situbondo. Para PSK pun juga tidak mengetahui asal sekolah mereka. Sebab, saat berada di lokalisasi, para pelajar tersebut mengenakan celana panjang abu-abu dan memakai kaos.

Sementara itu, Sekretaris Kantor Dinas Pendidikan Situbondo, Ateng Zaelani, menegaskan, pihaknya akan memberi sanksi kepada siswa maupun sekolah bila memang terbukti ada praktik arisan seks di Situbondo.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan valid atas kasus tersebut.

Sementara itu, petugas Satpol PP menggiatkan razia di sejumlah pertokoan dan pasar. Petugas juga memintai keterangan para PSK yang mangkal di dua lokalisasi di Situbondo.

Seorang pelajar SMA diamankan petugas di pertokoan di Jalan Ahmad Yani siang tadi. Namun, pelajar tersebut dipastikan tidak terlibat praktik prostitusi. Dia diserahkan kepada pihak sekolah untuk mendapat pembinaan.

Selasa, 04 Desember 2012

Band Asal Bandung Punya 4 Orang Basis


JAKARTA
 - Cukup seru melihat penampilan band asal Bandung bernama Bass Project yang berdiri pada 2011 ini karena memiliki empat orang basis, yakni Hazee, Danny, Ipung, dan Budi Funkbass. Selain mereka juga tergabung vokalis Sarah, dan drummer Handy Boen.
 
Mereka mencetuskan musik dengan aliran pop jazz. Adalah Hazee sang pentolan band yang puny ide gila seperti ini. Dia mengumpulkan teman-temannya yang menguasai alat musik betot ini di Bandung. Hingga akhirnya terpilih Danny, Ipung, dan Budi yang dirasa sepaham untuk membuat sebuan band.
 
Mereka juga telah merilis single bertajuk “Hanya Dia” berikut telah menyelesaikan juga video klipnya.
 
“Kami ingin pemain bas tidak di pandang sebelah mata, atau selama ini kami dianggap sebagai pemain pelarian karena tidak berhasil menjadi pemain instrumen yang lain. Bass Project ingin membuktikan bahwa tanpa alat musik selain bas, kami tetap bisa menciptakan harmonisasi musik yang jika didengar sama dengan pada umumnya,” kata Hazee seperti rilis yang diterima Okezone.
 
Hazee memang sudah lama memimpikan membentuk band dengan sentuhan unik, berbeda dengan band lainnya.
 
“Kami ingin menciptakan grup band yang berbeda, dengan warna dan karakter baru dalam industri musik Tanah Air. Kami memiliki pengalaman bermusik yang tidak sedikit, namun kami mampu menyeimbangkan dengan era baru musik yang sedang berkembang,” lanjutnya.
 
Bas Project menjanjikan sebuah musik yang punya karakter lain dari biasanya, walaupun ada empat orang basis berdesakan di dalamnya.
 
“Masing-masing dari kami berempat memiliki karakter berbeda tapi justru kami tetap menjaga ego. Bahkan kami punya warna dalam grup ini, ada yang berperan sebagai bas, gitar dan keyboard. Sedangkan drum sebagai pengiring harmonisasi,” katanya lagi.
 
Band ini juga beruntung punya daya tarik lain, yakni seorang front woman yang cantik. Sebelumnya, butuh perjalanan cukup panjang akhirnya bisa meminang Sarah yang usianya masih terpaut masih muda, 22 tahun.
 
“Saya merasa dia adalah jodoh kami…hahaha. Sarah tidak hanya bisa menyanyi tapi juga membuat lagu, karakter suaranya cepat easy listening,” pujinya.

Transformasi Geometri

Transformasi adalah suatu perpindaban/perubaban.
  1. TRANSLASI (Pergeseran sejajar)
    Matriks
    Perubahan
    Perubahan
    é a ù
    ë bû
    (x,y) ® (x+a, y+b)
    F(x,y) = 0 ® (x-a, y-b) = 0
    Ket : 
    x' = x + a ® x = x' - a
    y' = y + b ® y = y' -b
    Sifat:
    • Dua buah translasi berturut-turut é a ù diteruskan dengan 
                                                   ë b û
      dapat digantikan dengan 
      é c ù translasi tunggal é a + c ù
                                       ë d û                       ë b + d û 

    • Pada suatu translasi setiap bangunnya tidak berubah.

  2. REFLEKSI (Pencerminan terhadap garis)
    Pencerminan terhadap
    Matriks
    Perubahan Titik
    Perubahan fungsi
    sumbu-x
    é 1 -0 ù
    ë 0 -1 û
    (x,y) ® (x,-y)
    F(x,y) = 0 ®F(x,-y) = 0
    sumbu -y
    é -1 0 ù
    ë -0 1 û
    (x,y) ® (-x,y)
    F(x,y) = 0 ®F(-x,y) = 0
    garis y = x
    é 0 1 ù
    ë 1 0 û
    (x,y) ® (y,x)
    F(x,y) = 0 ®F(y,x) = 0
    garis y = -x
    é -0 -1 ù
    ë -1 -0 û
    (x,y) ® (-y,-x)
    F(x,y) = 0 ®F(-y,-x)= 0

    Ket. : Ciri khas suatu matriks Refleksi adalah determinannya = -1


    SIFAT-SIFAT
    1. Dua refleksi berturut-turut terhadap sebuah garis merupakan suatu identitas, artinya yang direfleksikan tidak berpindah. 
    2. Pengerjaan dua refleksi terhadap dua sumbu yang sejajar, menghasilkan translasi (pergeseran) dengan sifat:
      • Jarak bangun asli dengan bangun hasil sama dengan dua kali jarak kedua sumbu pencerminan.
      • Arah translasi tegak lurus pada kedua sumbu sejajar, dari sumbu pertama ke sumbu kedua. Refleksi terhadap dua sumbu sejajar bersifat tidak komutatip.
    3. Pengerjaaan dua refleksi terhadap dua sumbu yang saling tegak lurus, menghasilkaan rotasi (pemutaran) setengah lingkaran terhadap titik potong dari kedua sumbu pencerminan. Refleksi terhadap dua sumbu yang saling tegak lures bersifat komutatif.
    4. Pengerjaan dua refleksi berurutan terhadap dua sumbu yang berpotongan akan menghasilkan rotasi (perputaran) yang bersifat:
      • Titik potong kedua sumbu pencerminan merupakan pusat perputaran.
      • Besar sudut perputaran sama dengan dua kali sudut antara kedua sumbu pencerminan.
      • Arah perputaran sama dengan arah dari sumbu pertama ke sumbu kedua. 

  3. ROTASI (Perputaran dengan pusat 0)

    rotasi
    matriks
    perubahan titik
    perubahan fungsi
    ½ p
    é0  -1ù
    ë1 -0 û
    (x,y) ® (-y,x)
    F(x,y) = 0 ® F(y,-x) = 0
    p
    é-1  0ù
    ë1 -1 û
    (x,y) ® (-x,-y)
    F(x,y) = 0 ® F(-x,-y) = 0
    3/2 p
    é0  -1ù
    ë-1 0 û
    (x,y) ® (y,-x)
    F(x,y) = 0 ® F(-y,x) = 0
    q
    écosq -sinq ù
    ësinq  cosq û
    (x,y) ® (x cos q - y sinq, x sin q + y cos q)
    F(x,y) = 0 ® F(x cos q + y sin q, -x sin q + y cos q) = 0

    Ket.: Ciri khas suatu matriks Rotasi adalah determinannya = 1

    SIFAT-SIFAT
    1. Dua rotasi bertumt-turut mempakan rotasi lagi dengan sudut putar dsama dengan jumlah kedua sudut putar semula.
    2. Pada suatu rotasi, setiap bangun tidak berubah bentuknya.
      Catatan: 
      Pada transformasi pergeseran (translasi), pencerminan (refleksi) dan perputaran (rotasi), tampak bahwa bentuk bayangan sama dan sebangun (kongruen) dengan bentuk aslinya. Transformasi jenis ini disebut 
      transformasi isometri. 

  4. DILATASI (Perbesaran terhadap pusat 0) 

    Dilatasi
    Matriks
    Perubahan titik
    Perubahan fungsi
    (0,k)
    ék  0ù
    ë0  kû
    (x,y)®(kx,ky)
    F(x,y)=0®F(x/k,y/k)

    Ket.:

    (0, k) merupakan perbesaran atau pengecilan dengan tergantung dari nilai k.

    Jika A' adalah peta dari A, maka untuk:
    a. k > 1 ® A' terletak pada perpanjangan OAb. 0 < k < 1 ® A' terletak di antara O dan Ac. k > 0 ® A' terletak pada perpanjangan AO

  5. TRANSFORMASI LINIER

    Ditentukan oleh matriks 
    éa  bù
                                    
    ëc  dû 
    é x' ù = é a b ù é x ù
    ë y' û
       ë c d û ë y û

    é x ù =    1        é a -b ù é x' ù
    ë y û
       ad - bc     ë -c d û ë y' û  
    Perubahan Titik
    Perubahan Fungsi
    (x,y)®(ax+by, cx+dy)
    F(x,y)=0 ® édx - by , -cx + ay ù
                    ëad - bc    ad - bc û

    Prinsipnya adalah mencari matriks invers dari matriks transformasi yang diketahui.

    KOMPOSISI TRANSFORMASI
    Jika A =   é a b ù adalah T1 dan B = é e f ù adalah T2
    ttt       
      ë c d û                          ë g hû

    maka T2 ° T1 = BA = 
    é e f ù é a b ù
                                
    ë g hûë c d û
    ® menyatakan transformasi T1 dilanjutkan dengan T2

    TRANSFORMASI INVERS
    Jika suatu transformasi diwakili oleh matriks M, memetakan titik P ke P1, maka transformasi ini memetakan P1 ke P, diwakili oleh matriks M-1(yaitu jika M-1 ada).